KALTACITRA UTAMA - General Contractor

English
  • Narrow screen resolution
  • Wide screen resolution
  • Auto width resolution
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size
Proses Produksi PDF Print E-mail
Wednesday, 17 August 2011 16:28
There are no translations available.

  1. Designing :
    • Drafting  menterjemahkan gambar customer ke standar gambar dengan 2 atau 3 dimensi dengan sistem proyeksi Amerika atau Eropa.
    • Aktivitas riset dan pengembangan terhadap produk  produk Sheet Metal.
  2. Programing :
    • Aktivitas menekanan pada tekhnik bagaimana proses pemesinan produk-produk Sheet Metal dengan metode programing CNC, TOPS 200, TOPS 300 & TOPS 100.
  3. Flat Processing (Punching & Laser) :
    • Pada proses ini aktivitas menekankan pada pemrosesan raw matrial (plat) yang masih berbentuk lembaran untuk dibuatkan profil-profil tertentu (bulat, ellips, kotak,dsb)
    • Mesin-mesin yang digunakan adalah mesin potong, mesin CNC-Punching dan CNC-Laser, CNC-Press Brake, serta mesin press lainnya
  4. Bending :
    • Aktifitas penekukan pada part-part hasil dari proses flat pocessing dengan sudut tertentu (30, 45, 90, 180 derajat)
    • Mesin-mesing bending T-130, V-85S dan V-130
  5. Joining :
    • Aktifitas dalam melakukan penyambungan dua part menjadi satu dengan proses pengelasan
    • Mesin-mesin yang digunakan adalah Saprom S3, MIG (Metal Inner Gas), TIG (Tungsten Inner Gas), mesin las spot & stud
  6. Pre-Treatment & Powder Coating :
    • Pre-Treatment
      1. Degresing : Proses penghilangan oli/minyak pada part.
      2. Rinsing : Proses pembilasan.pembersihan.
      3. Surface Conditioning : Proses pelapisan part agar daya rekat phospat baik dan menghaluskan permukaan matrial.
      4. Phospating : Proses pelapisan part agar daya rekat powder baik dan tahan karat.
      5. Curing Statis : Proses pemanasan part secara statis pada suhu 100 derajat.
    • Powder Coating :
      1. Spraying : Proses pengecatan dengan powder didalam spray booth, dilakukan dari 2 sisi part yang akan dicat.
      2. Curing Conveyor : Proses pemanasan part dengan bantuan conveyor pada suhu 200-220 derajat.
      3. Cooling Down : Proses pendingan part dengan suhu ruangan (26- 27 derajat)
  7. Assembling :
    • Aktifitas perakitan/assembly dari part-part menjadi satu unit produk.
    • Alat-alat yang digunakan : Screw driver, riveter, mesin mur tembak, kunci-kunci, rachet, drilling machine dan taping machine.
  8. Quality Control (QC) :
    • Aktfitas pemeriksaan di awal, tengah dan akhir pada semua tahap alur proses di sheet metal.
    • Sebagai panduan digunakan Operation Standard dan hasil pemeriksaan dituang ke dalam Check Sheet. Apabila ditemukan ketidaksesuaian akan dituangkan kedalam NCR/Non Conformances Report untuk ditindaklanjuti.
    • Quality Control dilakukan oleh QC-Inspector yang mampu mengoperasikan dan memahami jenis-jenis alat ukur, seperti Micrometer, Vernier Caliper, Dial Indicator, Busur Derajat, Coating Thickness Tester, dsb.
 

Jl. Jl. H. Abdul Hamid No. 47 Dewi Sartika , Cawang, Jakarta Timur 13630 - Indonesia
Telp. (+62 21) 80870464/80870465, Fax. (+62 21) 80873774